Langsung ke konten utama

Ibu Susi, Laut itu melihatnya saja dapat Pahala, Apalagi mengarunginya...


 



Ibu Susi Pudjiastuti terpilih sebagai Menteri Kelautan & Perikanan (MKP), selamat ya bu.. Ibu terpilih menjadi MKP. Hal ini bukan tugas yang ringan, boleh jadi ini mungkin ini ujian yang Sulit buat ibu Susi.

Saya sangat prihatin, dalam setiap situasi dan kondisi, ada saja yang ingin membenturkan bangsa Indonesia, berbagai Foto Ibu disandingkan dengan Ibu Atut, dengan Almarhumah Ustadzah Yoyoh, sungguh bukan hal yang pantas untuk disandingkan dan dibandingkan.

Manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan, jangan kita terlalu sombong dengan kelebihan yang kita miliki, karena semua itu semata Anugerah Allah SWT. juga kita harus bersyukur karena masih banyak kekurangan kita yang Allah SWT tutupi, hanya sedikit yang orang lain tau, sungguh Allah SWT lah yang maha pemurah lagi maha pengasih....

Bicara tentang laut tentu bukanlah hal yang sederhana, laut adalah sebuah persoalan kompleks yang harus kita selesaikan secara bersama ; banyak kepentingan yang ada dilaut, laut adalah sumber kehidupan yang membedakan bumi dan plenet lain, laut adalah muara setiap persoalan bani adam..

Siapapun MKP pasti tidak akan mudah menjalankan Bahtera KKP, tinggi gelombang sulit diukur, badai datang sulit diterka, ikan datang bisa hilang. Situasi Sulit pasti selalu ada...

Tips menghadapi situasi sulit, kita bisa belajar dari Ustadz Anis Mata, Lc. Pidato beliau yang menggelora di DPP PKS, bisa kita catat sebagai sebuah tip's dalam menghadapi situasi sulit, cukup mujarab, sehingga sampai saat ini Bahtera PKS bisa eksis dan kokoh, walau badai yang menerpa begitu kencang.

setidaknya ada 3 hal ;

Pertama, Kerja Keras. Saya yakin Ibu Susi merupakan sosok pekerja keras, memulai usaha dari titik yang sangat rendah, bidang usaha yang dipilih juga bukanlah hal yang mudah ; menjadi Pedagang Ikan. Kita sangat sulit membayangkan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) bukanlah tempat yang aman dan nyaman, terlebih untuk seorang wanita, butuh keberanian yang ditunjang hasrat yang kuat buat seseorang untuk bisa bertahan, berdagang, dan beraktivitas disana.

Sarjana Perikanan, omong kosong, tidak ada yang eksis di TPI, gayanya saja ingin membangun TPI dengan Standart Sukhiji, mereka lebih banyak dibalik meja untuk sekedar menganalisa. Ibu Susi saya sudah mengetahui beliau dari sejak saya kuliah di IPB, walau lulusan SMP, namun sebagai wirausaha Perikanan beliau beberapa kali menyempatkan hadir di Workshop yang diselenggarakan Jurusan Tekhnologi Hasil Perikanan (THP) di FPIK-IPB.

Boleh jadi, ayat Al Quran (As-Sajdah : 16 )yang dibaca Ustadz Anis Mata, 'Tatajafa junubuhum 'anil madhoji', Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur, telah lama tertancap di Ibu Susi, Kerja keras beliau berdagang ikan, disaat orang lain tertidur beliau mengayuh sepeda, bersimpuh keringat disertai amis dan busuknya ikan.

Untuk hal ini, saya menyarankan kader PKS belajar dari beliau tentang makna kerja keras ; jangan cengeng, berprilaku sebagai petarung, duel satu lawan satu dengan setiap persoalan, tidak lari dari tanggung jawab, Insya Allah dengan semua itu kebesaran akan Allah SWT tampakan dihadapan kita.

Kedua, mejaga Soliditas dan ukhuwah. Kebersamaan kita sebagai bangsa jangan sampai terpecah karena perbedaan pandangan politik. Ummat Islam sebagai penumpang tebanyak di Bahtera Indonesia, tentunya harus diakomodir, setidaknya mengerti dan memahami nilai dan etika yang mereka anut, Jangan sampai bahtera oleng karena beban terbanyak hanya terkonsentrasi disatu sisi.

Para pakar dan ahli yang tesebar diseluruh penjuru negeri, yang banyak mengetahui situasi dan kondisi persoalan wilayahnya bisa diajak kerja sama dalam membangun negeri. Kelautan dan Perikanan bukan monopoli IPB dan STP, Proyek pengembangan SDM Kelautan sudah merata ; UNRI, UNDIP, UNIBRAW, UNSRAT, UNPATI dll. Organisasi kemasyarakatan terkait nelayan dan tani juga tidak bisa dikesampingkan keberadaannya, baik lokal maupun nasional.

Ketiga, dibalik persoalan yang sulit itu, sebagai manusia sudah sepantasnya kita memohon pertolongan Allah SWT, Ustdz Anis Mata berkali-kali mengucapkan ; Iyyakana’budu wa iyya kanasta’in (Hanya Engkaulah yang kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan). Sungguh, Pertolongan Allah SWT sangat dekat. Allah SWT akan semakin dekat jika kita dekat.

Secanggih apapun bahtera yang kita bawa, hanya kuasa Allah SWT lah semua itu. Berdoa dan meminta pertolongan setiap memulai aktivitas adalah mutlak adanya.

Hari ini kita melihat ibu Susi itulah adanya. Coba kita lihat diri kita. Saat ini boleh jadi kita lebih baik dari waktu yang lalu. Masa lalu yang buruk pasti banyak penyesalan yang terjadi. Alhamdulilah kita saat ini lebih alim, walau dahulu jauh dari nilai2 islami. Mari kita Doakan Ibu Susi, agar beliau bisa lebih baik dan terpelihara setiap niat baiknya selama ini.

Negeri ini adalah negeri Maritim yang besar dan kaya, Jangan mudah Isu dan propaganda memecah kita. Sebagai Orang tua, jangan sampai kita malu dengan anak-anak kita. Saya yakin tahun 2024, Bonus Demografi menyertai Indonesia, Era itu dan seterusnya, Insya Allah saatnya Indonesia memimpin Dunia, generasi SDIT dan penghafal Qur'an menjadi generasi penerus yang mampu membanggakan kita sebagai orang tua.

Daripada Aisyah bahawa Rasulullah bersabda: "Melihat pada tiga perkara adalah ibadah. Melihat wajah ibu bapa, melihat al-Quran dan melihat lautan." - (Riwayat Abu Nuaim) dan ditambah dengan "Melihat Ka'abah". (Riwayat Abu Daud).

Melihatnya saja pahala, Insya Allah mengarunginyapun Amal Soleh...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berpikir Besar, Bertindak Kecil (Think Big, Act Small)

Jason Jennings, penulis buku less is more, melakukan riset terhadap beberapa perusahaan di Amerika yang mampu memberikan laba yang Optimal, Jasson mengelompokan dengan pendekatan berpikir dan bertindak, ada 4 type diantaranya ; Berpikir Kecil, Bertindak Besar   Berpikir Kecil, Bertindak Kecil Berpikir Besar,  Bertindak Besar Berpikir Besar, Bertindak Kecil Berpikir besar saja tidaklah cukup untuk menjadikan suksenya sebuah bisnis, terlebih lagi tidak ada satupun bisnis yang didirikan untuk gagal. Namun kenyataannya, setiap tahun di AS terdapat lebih dari 40.000 Bisnis yang bangkrut. Riset dari University of Texas memperlihatkan bahwa 98% perusahaan kecil tutup dalam 11 tahun. Berpikir besar terdapat pada setiap keberhasilan usaha manusia. Namun, berpikir besar saja tanpa tindakan yang tepat hanya menghasilkan kegagalan. 4 katagori pemikiran dan tindakan (eksekusi) diatas adalah alternatif yang tersedia bagi setiap pemimpin dan perusahaan. Jason Jennings menemukan ...

Semuanya itu bermula dari Mimpi Besar

Dakwah Islam mengenal istilah Mahaliyah Wa ‘Alamiyah , bertindak lokal berpikir global, satu nafas dengan Berpikir Besar, bertindak kecil (Think Big, Act Small) Bagaimana cara mengimplementasikan konsep tersebut. untuk menjalankan usaha dibutuhkan cita-cita yang besar, cita-cita besar harus kita pikirkan bagaimana cara mewujudkannya, Konsep mind map bisa kita pakai untuk Memancing ide besar dan sekaligus mengurainya : Gambar Konsep Mind Map Mind Map menurut IQmatrix bermanfaat untuk : Menyimpan informasi   Pengorganisasian informasi Skala prioritas Belajar memahami informasi   Meninjau kembali   Mengingat informasi   Metode ini dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang penulis dan bintang televisi terkenal dari Inggris. Agar mempermudah kita dalam memeras ide besar menjadi tindakan-tindakan kecil, kita bisa menggunakan software xmind :   Aplikasi Xmind Rangkaian tindakan yang sudah terurai bisa kita ...