Dakwah Islam mengenal istilah Mahaliyah Wa ‘Alamiyah, bertindak lokal berpikir global, satu nafas dengan Berpikir Besar, bertindak kecil (Think Big, Act Small)
Bagaimana cara mengimplementasikan konsep tersebut. untuk menjalankan usaha dibutuhkan
cita-cita yang besar, cita-cita besar harus kita pikirkan bagaimana cara
mewujudkannya, Konsep mind map bisa kita pakai untuk Memancing ide besar dan sekaligus mengurainya :
Gambar Konsep Mind Map
- Menyimpan informasi
- Pengorganisasian informasi
- Skala prioritas
- Belajar memahami informasi
- Meninjau kembali
- Mengingat informasi
Metode ini dipopulerkan oleh Tony
Buzan, seorang penulis dan bintang televisi terkenal dari Inggris.
Agar mempermudah kita dalam memeras ide
besar menjadi tindakan-tindakan kecil, kita bisa menggunakan software xmind :
Aplikasi Xmind
Rangkaian tindakan yang sudah terurai bisa kita susun dalam form dengan pendekatan PDCA(Plan, Do, Check, Act) penyusunan tindakan tersebut tentunya harus disesuaikan
dengan tahapa-tahapan yang disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki,
sebagaimana karakteristik dakwah mengenal istilah Marhaliyah.
PDCA Konsep
Dalam menjalankan tahapan-tahapan tersebut, tentunya kita akan diuji dengan ujian yang tidak sederhana, kesabaran, keistiqomahan kita diuji. Insya Allah, ketika kita diuji, maka indikator yang diuraikan oleh Jason Jennings akan ditampakkan dalam perjalanan usaha kita.:
" Mereka tidak memanfaatkan perusahaan sebagai mesin uang dan
tetap bersikap rendah hati. Mereka terus bekerja dekat dengan customer. Mereka
sangat memahami bahwa perusahaan tidak memiliki tujuan jangka panjang, kecuali tujuan
jangka pendek telah terpenuhi. Mereka siap mebuang metode tidak berhasil ; mengajak setiap orang berpikir dan
bertindak seperti pemilik, terus menerus mendirikan bisnis baru, menyediakan
solusi menang-menang bagi customer. Mereka dengan hati-hati memilih arena persaingan, bekerja
tanpa kenal lelah membangun komunitas penggemar, dan tantangan terbesar mereka
adalah membantu menyiapkan pemimpin masa depan."
Cara Menyusun Nasi Box dilantai (dahulu)
Membakar Sate dengan Arang (dahulu)
Saat ini cara menyusun Nasi Box (lihat Personal Hygiene)
Masih menyusun Nasi Box
Masakan disupervisi seorang Executive Chef
Alat Pembakar Sate (Bebas Arang)
Menjelma menjadi As Shidiq Cater Indonesia (ASCI)
Visi As Shidiq adalah : "Bersama membangun kemandirian & kualitas Bangsa", titik tolaknya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) ; menampung mereka yang putus sekolah, yang tidak bisa membaca, mereka diberi tempat untuk bekerja sekaligus dididik, disediakan Program Kejar Paket serta Les membaca bagi yang belum bisa membaca. Pendapatan hanya menjadi efek samping dari semua itu, karena SDM terus
digenjot agar bisa produktif dan efektif, tanpa disadari pendapatan
mengalir dengan sendirinya.
Kerja membangun ekonomi (Iqtisodiyah) adalah Ibadah. Niat baik tanpa ilmu pengetahuan yang memadai, akan sangat sulit untuk Merubah ;
kondisi kebodohan maknawi ( juhala) kepada pengertian yang jelas tentang Islam
( Ma’rifat), Pengertian kepada pola pikir ( fikrah) yang islami, pola pikir menjadi aktifitas/gerakan (harakah), aktivitas/gerakan menjadi keberhasilan ( natijah), keberhasilan kepada tujuan (ghayah), tujuan
menjadi Mardhatilah. 





Komentar
Posting Komentar