Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Semuanya itu bermula dari Mimpi Besar

Dakwah Islam mengenal istilah Mahaliyah Wa ‘Alamiyah , bertindak lokal berpikir global, satu nafas dengan Berpikir Besar, bertindak kecil (Think Big, Act Small) Bagaimana cara mengimplementasikan konsep tersebut. untuk menjalankan usaha dibutuhkan cita-cita yang besar, cita-cita besar harus kita pikirkan bagaimana cara mewujudkannya, Konsep mind map bisa kita pakai untuk Memancing ide besar dan sekaligus mengurainya : Gambar Konsep Mind Map Mind Map menurut IQmatrix bermanfaat untuk : Menyimpan informasi   Pengorganisasian informasi Skala prioritas Belajar memahami informasi   Meninjau kembali   Mengingat informasi   Metode ini dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang penulis dan bintang televisi terkenal dari Inggris. Agar mempermudah kita dalam memeras ide besar menjadi tindakan-tindakan kecil, kita bisa menggunakan software xmind :   Aplikasi Xmind Rangkaian tindakan yang sudah terurai bisa kita ...

Berpikir Besar, Bertindak Kecil (Think Big, Act Small)

Jason Jennings, penulis buku less is more, melakukan riset terhadap beberapa perusahaan di Amerika yang mampu memberikan laba yang Optimal, Jasson mengelompokan dengan pendekatan berpikir dan bertindak, ada 4 type diantaranya ; Berpikir Kecil, Bertindak Besar   Berpikir Kecil, Bertindak Kecil Berpikir Besar,  Bertindak Besar Berpikir Besar, Bertindak Kecil Berpikir besar saja tidaklah cukup untuk menjadikan suksenya sebuah bisnis, terlebih lagi tidak ada satupun bisnis yang didirikan untuk gagal. Namun kenyataannya, setiap tahun di AS terdapat lebih dari 40.000 Bisnis yang bangkrut. Riset dari University of Texas memperlihatkan bahwa 98% perusahaan kecil tutup dalam 11 tahun. Berpikir besar terdapat pada setiap keberhasilan usaha manusia. Namun, berpikir besar saja tanpa tindakan yang tepat hanya menghasilkan kegagalan. 4 katagori pemikiran dan tindakan (eksekusi) diatas adalah alternatif yang tersedia bagi setiap pemimpin dan perusahaan. Jason Jennings menemukan ...

Inas, Harapan lahirnya Generasi Baru Dakwah

Pagi hari langit Kota Malang masih diselimuti awan tebal. Sebuah kondisi yang kurang baik untuk Pesawat mendarat. Pesawat berputar putar diatas kota Malang. Alhamdulillah, setelah lama berputar-putar akhirnya pesawat dapat mendarat dengan mulus di Bandara Abdurahman Saleh, Kota Malang. Inas & Hakam Inas dan Hakam ditemanin neneknya tiba di Kota Malang  sekitar jam 9an, langsung menuju Kawasan Glintung, kediaman mbah utinya, disana telah menunggu jenazah Almarhum ibunya. Inas dan Hakam sejak dari Jakarta tidak diberi tahu, bahwa ibunya telah tiada. Setibanya di depan rumah, mereka berdua sempat gembira karena agenda liburan ke Malang terwujud. Tidak berselang lama, suasana berubah ketika jenazah almarhumah ibu tercintanya ada dihadapan mereka, Inas dan Hakam tidak bisa menahan tangis, demikian pula para pelayat yang menyaksikan, semuanya menetesakan air mata. Semua berusaha membesarkan hati mereka berdua, harapan sosok anak soleh dan solehah yang senantia...

Kepada para pemimpin Indonesia masa depan, Di manapun Anda berada, Di dunia yang semakin global

 Handry Sartiago saya pertama kali bertemu beliau di acara Masa Perekenalan Kampus (MPK) - IPB tahun 1996, di Graha Widya Wisuda - IPB. Sosok lelaki dengan kursi roda hadir dikerumunan Mahasiswa Baru IPB. Beliau memberikan Motivasi dan semangat untuk terus belajar dan bertahan. Konsistensi beliau, antara ucapan dan tindakan masih bisa dibuktikan hingga saat ini, Ya beliau saat ini menjadi CEO GE Indonesia. Pada suatu kesempatan beliau menulis surat untuk para pemimpin Indonesia masa depan, Bersama surat tersebut, Insya Allah kita semua terpatri bersama ; Kuntum khairu ummah ukhrijat linnasi (Kamu adalah sebaik-baiknya umat yang di-tampilkan untuk umat manusia. QS. 3: 110). Berikut ini Naskah Surat dan Videonya : Saat saya menulis surat ini kepada Anda, dunia yang saya huni ini mampu membuat 112 buah mobil dalam 1 menit, menerbangkan orang non-stop dari Singapura ke New York dalam 18 jam, dan menghasilkan produk “Made in The World” seperti celana jeans yg saya pak...